Cari

Contoh Surat Balasan Lamaran Pekerjaan

Contoh Surat Balasan Lamaran Pekerjaan

Surat Balasan Lamaran Pekerjaan adalah surat resmi yang dikirimkan oleh perusahaan kepada pelamar kerja untuk memberikan tanggapan terhadap lamaran yang telah diajukan. Surat ini berisi pemberitahuan apakah lamaran diterima atau ditolak, dan dapat juga berisi jadwal tes atau wawancara selanjutnya.

Contoh Surat

[Alamat Perusahaan]
[Tanggal]

Kepada,
[Yth. Nama Pelamar]
[Alamat Pelamar]

Perihal: Balasan Lamaran Pekerjaan

Dengan hormat,

Terima kasih atas lamaran pekerjaan yang telah [Nama Pelamar] ajukan kepada [Nama Perusahaan]. Kami mengapresiasi minat dan komitmen Anda terhadap kesempatan untuk bergabung dengan tim kami.

Setelah melakukan evaluasi terhadap lamaran yang Anda ajukan, kami sangat menyayangkan untuk memberitahukan bahwa pada tahap ini kami belum bisa melanjutkan proses seleksi untuk perekrutan posisi yang [Nama Pelamar] inginkan. Hal ini disebabkan karena kebutuhan dan kriteria yang saat ini kami prioritaskan.

Namun demikian, kami ingin mengucapkan terima kasih atas ketertarikan Anda terhadap [Nama Perusahaan]. Kami akan menyimpan lamaran Anda dengan baik pada berkas kami untuk pertimbangan di masa depan.

Kami juga mengapresiasi upaya Anda dan kami tetap mendorong Anda untuk terus mencari kesempatan di tempat lain. Kami yakin akan ada peluang yang lebih baik dan sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang Anda miliki.

Terima kasih sekali lagi untuk minat Anda dalam bergabung dengan [Nama Perusahaan]. Kami menghargai waktu dan usaha yang Anda luangkan dalam mengajukan lamaran pekerjaan.

Hormat kami,

[Nama]
[Posisi]
[Nama Perusahaan]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Balasan Lamaran Pekerjaan, perhatikan kesopanan dan kejelasan dalam menyampaikan informasi, serta sertakan detail mengenai waktu, tempat, dan proses selanjutnya dalam tahapan rekrutmen.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Balasan Lamaran Pekerjaan, ada beberapa hal yang harus dihindari agar surat tersebut terlihat profesional. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu informal, jangan melebih-lebihkan pengalaman atau kualifikasi diri, dan jangan menggunakan kata-kata negatif yang bisa mengurangi kesan positif pada surat tersebut.

Instansi terkait

  1. Kementerian Ketenagakerjaan
  2. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
  3. Badan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (BP2HI)
  4. Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS)
  5. Badan Kepegawaian Negara (BKN)