Cari

Surat Permohonan Hibah Tanah Warisan adalah surat resmi yang diajukan oleh seseorang kepada pemilik tanah warisan guna mengajukan permohonan untuk menerima penghibahan tanah tersebut. Dalam surat ini, pemohon menjelaskan tujuan dan alasan memohon penghibahan tanah warisan, serta menyampaikan rincian dan persyaratan yang diminta oleh pemilik tanah.
Nama:
Alamat:
Nomor Telepon:
Kepada Yth.
Bendahara Kecamatan
Kecamatan [Nama Kecamatan]
Kota [Nama Kota]
Perihal: Permohonan Hibah Tanah Warisan
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, bernama [Nama], merupakan cucu dari almarhum Bapak [Nama Kakek/Nenek]. Melalui surat ini, saya mengajukan permohonan hibah atas tanah warisan yang terletak di [Alamat Tanah] untuk keperluan yang lebih produktif dan bermanfaat.
Adapun rincian tanah warisan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
- Luas tanah: [Luas Tanah] m2
- Batas-batas tanah:
a. Sebelah Utara: [Nama Pemilik Tetangga]
b. Sebelah Selatan: [Nama Pemilik Tetangga]
c. Sebelah Timur: [Nama Pemilik Tetangga]
d. Sebelah Barat: [Nama Pemilik Tetangga]
Dalam pelaksanaan permohonan hibah ini, saya akan memanfaatkan tanah warisan tersebut untuk mendirikan sebuah pondok wisata yang bertujuan untuk mengembangkan pariwisata di daerah ini serta memberikan kontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Sebagai bukti keabsahan permohonan ini, saya melampirkan dokumen-dokumen pendukung sebagai berikut:
1. Fotokopi surat ahli waris dari notaris
2. Fotokopi kartu keluarga (KK)
3. Fotokopi akta kelahiran dan KTP
Saya mengharapkan agar permohonan hibah ini dapat dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya, mengingat potensi pengembangan pariwisata serta manfaat ekonomi yang bisa didapatkan oleh masyarakat di sekitar.
Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
[Nama]
Dalam membuat surat permohonan hibah tanah warisan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jelas dan rinci dalam menjelaskan alasan permohonan hibah tersebut. Kedua, lampirkan semua dokumen pendukung yang diperlukan yang dapat meyakinkan pihak yang memutuskan mengenai keabsahan dan kepentingan permohonan tersebut. Ketiga, pastikan surat tersebut dibuat dengan format yang sesuai dan dilengkapi dengan data pribadi yang lengkap dan jelas.
Dalam membuat Surat Permohonan Hibah Tanah Warisan, ada beberapa hal yang harus dihindari seperti menghindari penggunaan bahasa yang tidak resmi, menghindari penggunaan kalimat yang ambigu, dan menghindari mengungkapkan informasi yang tidak relevan dengan permohonan hibah tersebut.