Cari

Contoh Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid

Contoh Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid

Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid adalah surat yang dikeluarkan oleh pihak masjid sebagai bukti bahwa seseorang aktif mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan di dalam masjid, seperti shalat berjamaah atau kegiatan sosial lainnya. Surat ini biasanya diperlukan untuk keperluan administrasi seperti mengikuti program haji atau mengurus persyaratan pernikahan.

Contoh Surat

Masjid Al-Falah
Jl. Pahlawan No. 123
Kota Baru, Jakarta

Kepada,
Kepala Kantor Kelurahan Kota Baru
Jl. Sudirman No. 456
Kota Baru, Jakarta

Perihal: Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama : Ahmad Santoso
Alamat : Jl. Flamboyan No. 789
Nomor KTP : 1234567890123456
Nama Masjid : Masjid Al-Falah

Bersama surat ini, saya ingin mengajukan permohonan surat keterangan aktif sebagai jamaah Masjid Al-Falah. Saya mengikuti kegiatan keagamaan secara rutin di Masjid Al-Falah, seperti shalat lima waktu, ceramah agama, dan pengajian.

Saya bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kebersihan di lingkungan masjid. Saya juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang diadakan oleh masjid, seperti penggalangan dana untuk membantu kaum dhuafa dan mendistribusikan takjil saat bulan Ramadan.

Dengan adanya surat keterangan ini, saya berharap dapat memberikan bukti keikutsertaan dan keaktifan saya dalam kegiatan keagamaan di Masjid Al-Falah. Surat keterangan ini akan digunakan untuk keperluan administrasi di kantor kelurahan.

Demikian surat keterangan ini saya buat dengan sebenarnya dan lengkap. Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Ahmad Santoso

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid, perlu diperhatikan informasi yang akurat, seperti nama jamaah, alamat, serta riwayat keaktifan beribadah di masjid tersebut, sehingga surat tersebut dapat menjadi bukti validitas keikutsertaan dalam kegiatan ibadah di masjid.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Keterangan Aktif Jamaah Masjid, sebaiknya dihindari adanya informasi yang tidak akurat, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan kebenaran. Selain itu, juga harus dihindari penggunaan bahasa yang kurang sopan atau tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

Instansi terkait

  1. Kementerian Agama
  2. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
  3. Kantor Kementerian Agama Provinsi
  4. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
  5. Lembaga Agama Islam setempat