Cari

Contoh Surat Pengunduran Diri dari PPS

Contoh Surat Pengunduran Diri dari PPS

Surat Pengunduran Diri dari PPS adalah surat yang digunakan oleh seseorang yang ingin mengundurkan diri dari Penerimaan Peserta Siswa (PPS), baik itu dalam lingkup pendidikan atau pekerjaan. Surat ini berisi pemberitahuan dan alasan mengapa seseorang memutuskan untuk menghentikan keikutsertaannya dalam program tersebut.

Contoh Surat

[Alamat Pengirim]
[Tempat, Tanggal]

Kepada Yth,
[Alamat Perusahaan]

Perihal: Pengunduran Diri dari Pekerjaan

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: [Nama Lengkap]
Posisi: [Posisi Pekerjaan]
NIK: [Nomor Induk Karyawan]

Dengan ini menyampaikan surat pengunduran diri sebagai karyawan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Pengunduran diri ini saya sampaikan dengan penuh pertimbangan dan keputusan yang matang, setelah mempertimbangkan segala aspek yang ada.

Saya merasa sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh perusahaan ini untuk dapat bergabung dan bekerja bersama selama ini. Selama masa kerja saya di perusahaan, saya telah mendapatkan pengalaman berharga serta banyak ilmu dan wawasan baru.

Namun, dengan berbagai pertimbangan pribadi, saya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dengan efektif pada tanggal [Tanggal Pengunduran Diri]. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sudah saya tangani dan memastikan transisi pekerjaan saya berjalan dengan lancar.

Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih. Saya berharap hubungan baik antara saya dan perusahaan ini tetap terjaga di masa mendatang.

Hormat saya,

[Tanda Tangan]
[Nama Lengkap]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Pengunduran Diri dari PPS, hal yang perlu diperhatikan adalah menyampaikan alasan pengunduran diri dengan jelas, mencantumkan tanggal efektif pengunduran diri, dan menyatakan rasa terima kasih kepada pihak yang terlibat.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Pengunduran Diri dari PPS, sebaiknya dihindari penggunaan kalimat yang emosional, mengandung nada menyalahkan atau menjelek-jelekkan pihak lain, serta pengungkapan rincian negatif tentang pengalaman bekerja di PPS tersebut.

Instansi terkait

  1. KPU (Komisi Pemilihan Umum)
  2. Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum)
  3. MA (Mahkamah Agung)
  4. Kepolisian Republik Indonesia
  5. Kementerian Dalam Negeri