Cari

Contoh Surat Penugasan Audit

Contoh Surat Penugasan Audit

Surat Penugasan Audit adalah surat yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang kepada seorang auditor untuk melaksanakan tugas audit terhadap suatu entitas atau proses bisnis dengan tujuan mengevaluasi dan memastikan kepatuhan terhadap standar dan prosedur yang telah ditetapkan.

Contoh Surat

[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]
[Tanggal]

[Alamat Penerima Surat]
[Yth: Nama Penerima Surat]

Dengan hormat,

Bersama surat ini, kami bermaksud untuk menugaskan Bapak/Ibu sebagai auditor eksternal untuk melaksanakan audit di perusahaan kami.

Adapun tujuan dari audit ini adalah untuk memastikan kepatuhan dan ketaatan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta penerapan prinsip-prinsip akuntansi yang baik.

Berikut adalah detail penugasan yang kami berikan:

1. Tujuan Penugasan:
a. Melakukan audit terhadap laporan keuangan perusahaan.
b. Menilai efektivitas dan efisiensi sistem pengendalian internal perusahaan.
c. Menyajikan temuan-temuan dan rekomendasi untuk perbaikan ke manajemen perusahaan.

2. Waktu Pelaksanaan:
Penugasan ini dijadwalkan dilaksanakan mulai tanggal [tanggal] hingga tanggal [tanggal].

3. Lingkup Pekerjaan:
a. Melakukan pemeriksaan dan verifikasi atas laporan keuangan perusahaan.
b. Mengevaluasi sistem pengendalian internal perusahaan.
c. Melakukan analisis risiko dan deteksi terhadap adanya penyimpangan yang mungkin terjadi.
d. Menyusun laporan hasil audit yang mencakup temuan-temuan dan rekomendasi.

4. Fee dan Pembayaran:
Fee audit yang ditetapkan adalah sebesar [jumlah uang]. Pembayaran akan dilakukan setelah laporan audit diterima dan disetujui oleh manajemen perusahaan.

Kami berharap Bapak/Ibu dapat melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Apabila terdapat hal-hal yang perlu dikonsultasikan atau ada perubahan dalam jadwal penugasan, dapat segera menghubungi kami.

Demikian surat penugasan ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik.

Hormat kami,

[Nama]
[Jabatan]
[Perusahaan]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Penugasan Audit, hal yang perlu diperhatikan adalah menyebutkan tujuan audit yang jelas, mengidentifikasi lingkup audit yang spesifik, serta menentukan sumber daya yang akan digunakan untuk melaksanakan audit tersebut.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Penugasan Audit, hendaknya dihindari penggunaan kalimat yang ambigu atau tidak jelas, serta sebisa mungkin menghindari penggunaan frasa yang terlalu teknis agar mudah dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat. Selain itu, penting juga untuk menghindari penggunaan kata-kata yang bersifat subjektif atau memiliki kemungkinan untuk ditafsirkan secara berbeda.

Instansi terkait

  1. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  2. Kementerian Keuangan
  3. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  4. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
  5. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)