Cari

Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri

Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri

Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri adalah dokumen tertulis yang digunakan oleh pasangan suami istri untuk menyepakati hal-hal penting dalam kehidupan rumah tangga, seperti pembagian aset, kewajiban finansial, hak-hak warisan, dan penyelesaian perselisihan, sehingga kedua belah pihak memiliki pemahaman yang jelas dan terukur mengenai hak dan kewajiban mereka selama pernikahan.

Contoh Surat

Nama:
Alamat:
Nomor Telepon:
Email:

Kepada,
Bapak/Ibu (Nama Pasangan):
Alamat:

Perihal: Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri

Dengan ini, kami yang bertanda tangan di bawah ini sepakat untuk membuat perjanjian sebagai suami istri dan menetapkan beberapa ketentuan sebagai berikut:

1. Nama Pihak Suami:
2. Nama Pihak Istri:
3. Tanggal Pernikahan:
4. Nama Anak (jika ada):
5. Harta Benda Pribadi:
a. Harta bawaan Pihak Suami:
b. Harta bawaan Pihak Istri:
6. Peningkatan Harta Benda Selama Pernikahan:
a. Peningkatan Harta bawaan Pihak Suami:
b. Peningkatan Harta bawaan Pihak Istri:
7. Harta Bersama:
a. Rumah:
b. Kendaraan:
c. Tabungan:
d. Investasi:
8. Tanggung Jawab dan Kewajiban:
a. Pihak Suami:
- Menyediakan kebutuhan rumah tangga.
- Menjadi pemimpin keluarga.
b. Pihak Istri:
- Membantu tugas rumah tangga.
- Menjaga dan mendidik anak (jika ada).
9. Pembagian Tugas:
a. Mengurus Keuangan:
- Pihak Suami:
- Membayar tagihan rutin (listrik, air, dll.).
- Mengelola investasi.
- Pihak Istri:
- Mengatur keuangan rumah tangga.
- Mengelola belanja bulanan.
10. Penceraian:
a. Jika pada suatu saat terjadi perceraian, harta bersama akan dibagi secara adil antara kedua belah pihak.
b. Anak akan mendapatkan hak asuh dan pendidikan yang diatur secara bersama-sama.

Kesepakatan ini dibuat dengan itikad baik dan saling menghormati, demi kebaikan dan keberlanjutan hubungan suami istri. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya dokumen ini.

Demikian perjanjian ini kami buat dengan sukarela dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Kami berharap perjanjian ini dapat mengatur dan menjaga hubungan suami istri secara harmonis dan damai.

Hormat kami,

[Nama Suami]

[Nama Istri]

[Tempat, Tanggal]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri, perhatikanlah aspek keadilan dan keterbukaan antara kedua belah pihak untuk menghindari konflik di masa depan. Pastikan juga isi surat tersebut jelas dan mencakup semua komitmen dan persetujuan yang telah disepakati oleh suami istri.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Perjanjian Kesepakatan Suami Istri, sebaiknya dihindari penggunaan bahasa yang tidak jelas atau ambigu, serta pengertian-pengertian yang terlalu umum dan subjektif. Selain itu, sebaiknya juga dihindari penggunaan kalimat-kalimat yang membatasi atau merugikan salah satu pihak tanpa alasan yang jelas atau adil.

Instansi terkait

  1. Kantor Catatan Sipil
  2. Pengadilan Agama
  3. Notaris
  4. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
  5. Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak