Cari

Contoh Surat Perjanjian Nikah Siri

Contoh Surat Perjanjian Nikah Siri

Surat Perjanjian Nikah Siri adalah dokumen resmi yang dibuat oleh pasangan yang akan melakukan pernikahan siri, yang tidak diakui secara hukum oleh negara. Surat ini berisi kesepakatan antara kedua belah pihak tentang hak dan kewajiban mereka dalam pernikahan tersebut.

Contoh Surat

[Alamat Pengirim]

[Alamat Penerima]

[Tanggal]

Perjanjian Nikah Siri

Yang bertanda tangan di bawah ini,

1. Nama: [Nama Lengkap Pengantin Pria]
Tempat, tanggal lahir: [Tempat, Tanggal Lahir Pengantin Pria]
Agama: [Agama Pengantin Pria]
Pekerjaan: [Pekerjaan Pengantin Pria]
Alamat: [Alamat Pengantin Pria]

2. Nama: [Nama Lengkap Pengantin Wanita]
Tempat, tanggal lahir: [Tempat, Tanggal Lahir Pengantin Wanita]
Agama: [Agama Pengantin Wanita]
Pekerjaan: [Pekerjaan Pengantin Wanita]
Alamat: [Alamat Pengantin Wanita]

Dalam hal ini, dijelaskan dan disepakati sebagai berikut:

1. Kami menyatakan menikah secara siri sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
2. Kami menyadari bahwa pernikahan ini tidak diakui secara resmi oleh negara dan hukum, serta tidak memberikan hak-hak dan perlindungan hukum sepenuhnya kepada pihak-pihak yang terlibat.
3. Kami sepakat menjalani kehidupan berumah tangga dengan saling menghormati, menyayangi, dan mendukung satu sama lain.
4. Kami bertanggung jawab penuh atas segala konsekuensi yang timbul dari perkawinan ini baik secara hukum maupun sosial.
5. Kami sepakat menjaga kerahasiaan perkawinan siri ini dan tidak akan memberikan informasi atau bukti pernikahan kepada pihak lain.
6. Apabila terjadi perselisihan atau permasalahan dalam perkawinan ini, kami akan menyelesaikannya secara musyawarah dan tidak melibatkan pihak ketiga.
7. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya surat ini dan berlaku selama hubungan perkawinan siri berlangsung.

Demikian surat perjanjian ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak lain. Surat perjanjian ini bersifat rahasia dan tidak untuk dipublikasikan kepada pihak lain.

Hormat kami,

[Pengantin Pria] [Pengantin Wanita]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Perjanjian Nikah Siri, perlu diperhatikan pembahasan mengenai hak dan kewajiban kedua belah pihak, penentuan harta bersama, serta ketentuan mengenai pembatalan atau perubahan perjanjian yang telah disepakati.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Perjanjian Nikah Siri, harus dihindari penggunaan bahasa yang ambigu atau tidak jelas agar tidak menyebabkan kesalahpahaman, juga perlu dihindari pengabaian atau kelalaian dalam mencantumkan ketentuan-ketentuan penting agar perjanjian tersebut dapat menjadi dokumen yang sah dan berlaku secara hukum.

Instansi terkait

  1. Kantor Urusan Agama (KUA)
  2. Kantor Catatan Sipil
  3. Mahkamah Agung
  4. Kementerian Hukum dan HAM
  5. Pengadilan Agama