Cari

Contoh Surat Permohonan Cuti Hamil

Contoh Surat Permohonan Cuti Hamil

Surat Permohonan Cuti Hamil adalah surat resmi yang diajukan oleh seorang wanita kepada atasan atau pihak yang berwenang, untuk meminta izin cuti selama kehamilan dengan tujuan untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraannya serta bayi yang dikandung.

Contoh Surat

Nama: Siti Rahmania

Alamat: Jl. Bunga Bangsa No. 10, Jakarta

Kepada,
Manajer HRD
PT ABCD
Jl. Jendral Sudirman No. 50, Jakarta

Perihal: Permohonan Cuti Hamil

Yang terhormat,

Saya, Siti Rahmania, dengan ini mengajukan permohonan cuti hamil selama 3 bulan, yang akan dimulai dari tanggal 1 Oktober 2022 hingga 31 Desember 2022.

Pada saat ini, saya sedang mengandung dan dalam kondisi yang memerlukan perhatian dan istirahat yang cukup. Sebagai calon ibu, saya ingin memberikan perhatian penuh kepada kesehatan saya dan perkembangan bayi yang sedang saya kandung.

Saya telah mengkoordinasikan pekerjaan saya dengan rekan kerja dan instruksi tugas saya akan dijelaskan secara rinci kepada rekan tim selama cuti saya. Saya meyakini bahwa rekan kerja saya akan dapat menjalankan tugas-tugas saya dengan baik selama saya tidak ada di tempat.

Selama masa cuti hamil ini, saya berkomitmen untuk tetap memberikan update kepada atasan dan tim kerja melalui telepon atau email jika ada hal yang mendesak atau keperluan yang perlu saya tangani.

Saya mohon agar permohonan cuti hamil saya ini dapat dipertimbangkan dengan baik dan diberikan persetujuan. Saya siap untuk memberikan informasi tambahan atau menghadiri rapat untuk membahas lebih lanjut mengenai cuti ini, jika diperlukan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Saya berharap agar keputusan ini dapat diambil dalam waktu dekat sehingga saya dapat dengan tenang mempersiapkan masa cuti hamil ini.

Hormat saya,

[Siti Rahmania]

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Permohonan Cuti Hamil, hal yang harus diperhatikan adalah menyebutkan alasan cuti dengan jelas, mencantumkan tanggal awal dan akhir cuti yang diinginkan, serta melampirkan bukti kehamilan yang sah seperti surat keterangan dokter.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Permohonan Cuti Hamil, perlu dihindari penggunaan kata-kata yang menyinggung atau diskriminatif terhadap kehamilan, serta informasi yang tidak relevan dengan permohonan cuti tersebut.

Instansi terkait

  1. Dinas Kesehatan
  2. Badan Kepegawaian Daerah
  3. Kementerian Kesehatan
  4. Klinik atau rumah sakit tempat pemeriksaan kehamilan
  5. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)