Cari

Contoh Surat Ramadhan

Contoh Surat Ramadhan

Surat Ramadhan adalah sebuah tradisi di beberapa negara yang dilakukan saat bulan suci Ramadhan, dimana para pemuda atau anak-anak mengunjungi rumah-rumah tetangga atau kerabat untuk memberikan surat yang berisi ucapan selamat menjalankan ibadah puasa.

Contoh Surat

Assalamualaikum,

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya kita dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Dalam kesempatan ini, kami mengajak seluruh jamaah untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kebaikan selama bulan suci ini.

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain:
1. Penyelenggaraan Santunan Anak Yatim. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 10 Ramadhan di masjid Al-Ikhlas. Kami mengajak saudara-saudara untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar kita.
2. Program Buka Bersama. Kami juga mengadakan program buka bersama setiap hari Jumat dan Sabtu di masjid Al-Ma'ruf. Acara ini diharapkan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara jamaah dan memberikan motivasi spiritual selama bulan Ramadhan.
3. Khotmil Quran. Kami mengundang seluruh jamaah untuk berpartisipasi dalam acara khotmil Quran yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Ramadhan. Mari kita tingkatkan ibadah kita dengan membaca dan memahami Al-Quran.

Dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, kami berharap dapat lebih memperkokoh persaudaraan umat Muslim dan meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan. Kehadiran dan partisipasi saudara-saudara sangat kami harapkan.

Wassalamualaikum,

Panitia Masjid Al-Falah

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Ramadhan, penting untuk memperhatikan kesantunan dan kehalusan bahasa, menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan kasih sayang, serta memotivasi pembaca untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Ramadhan, ada beberapa hal yang perlu dihindari, antara lain menggunakan bahasa yang kurang sopan atau kasar, menyampaikan informasi yang tidak benar atau tidak relevan dengan tema Ramadhan, serta memasukkan kalimat atau kata-kata yang mungkin menyinggung atau melukai perasaan orang lain.

Instansi terkait

  1. Kementerian Agama
  2. MUI (Majelis Ulama Indonesia)
  3. Badan Ketahanan Pangan
  4. Departemen Kesehatan
  5. Pemerintah Daerah