Cari

Contoh Surat Adopsi Anak

Contoh Surat Adopsi Anak

Surat Adopsi Anak adalah dokumen hukum yang secara resmi menyatakan bahwa seseorang atau pasangan telah secara sah mengadopsi seorang anak untuk menjadi anggota keluarga mereka.

Contoh Surat

Surat No: 001/Adopsi/2022

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Budi Santoso
Alamat : Jl. Kenanga No. 10, Jakarta
No. KTP : 1234567890123456

Dengan ini menyatakan kesediaan untuk mengadopsi seorang anak dengan data sebagai berikut :

Nama : Anak Baru
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 12 Juni 2021

Adapun tujuan adopsi ini adalah untuk memberikan kasih sayang, pendidikan yang baik, dan kehidupan yang layak bagi anak tersebut. Beserta dengan surat ini, kami juga menyertakan persyaratan dan berkas-berkas yang diperlukan untuk proses adopsi ini.

Berkas-berkas yang dilampirkan :
1. Salinan KTP kedua orang tua penerima adopsi
2. Surat pernyataan penanggung jawab anak
3. Surat izin pernikahan (jika ada)
4. Surat izin dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
5. Rekomendasi dari pihak keluarga atau orang terdekat

Kami berharap agar permohonan adopsi ini dapat segera diproses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Segala informasi dan pertanyaan lebih lanjut dapat langsung ditujukan kepada kami melalui kontak berikut :

Nama : Budi Santoso
Telepon : 08123456789
Email : budisantoso@email.com

Terima kasih atas perhatian dan kerja sama yang baik.

Hormat kami,

Budi Santoso

Harus diperhatikan

Dalam membuat Surat Adopsi Anak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Pertama, pastikan adanya persetujuan dan dukungan dari kedua pihak, yaitu calon orang tua adopsi dan pihak yang melepaskan hak asuh anak. Kedua, pastikan semua prosedur dan persyaratan hukum terkait adopsi anak telah dipenuhi dengan lengkap dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Harus dihindari

Dalam membuat surat adopsi anak, perlu dihindari penggunaan kata-kata yang menyinggung atau merendahkan orang tua kandung, serta mengungkapkan motivasi adopsi yang tidak jujur atau tidak cocok dengan kebutuhan anak tersebut.

Instansi terkait

  1. Kementerian Sosial
  2. Pengadilan Negeri
  3. Dinas Sosial Provinsi
  4. Kantor Pelayanan Adopsi Anak
  5. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Anak