Cari

Contoh Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani

Contoh Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani

Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak medis atau kesehatan untuk menyatakan bahwa seseorang dalam keadaan sehat baik secara fisik maupun mental untuk menjalankan suatu aktivitas atau tugas tertentu. Dokumen ini sering kali dibutuhkan dalam proses penerimaan kerja, pendidikan, atau kegiatan lain yang memerlukan keadaan kesehatan yang baik.

Contoh Surat

[Alamat Surat]

[Tempat dan Tanggal]

Kepada Yth,
Sdr/Sdri [Nama Penerima],
[Alamat Penerima]

Dengan hormat,

Bersama surat ini kami sampaikan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani untuk [Nama Penerima], yang bertujuan sebagai persyaratan dalam kegiatan [sebutkan kegiatan].

Adapun daftar hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan pada [Nama Penerima] adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Jasmani:
- Tekanan darah: Normal (120/80 mmHg)
- Denyut nadi: Rata-rata 70 bpm
- Tinggi Badan: 170 cm
- Berat Badan: 65 kg
- Kondisi fisik: Baik

2. Pemeriksaan Rohani:
- Keadaan mental dan emosional: Stabil
- Tidak ada keluhan psikologis atau gangguan jiwa

Dengan hasil pemeriksaan sehat jasmani dan rohani yang diperoleh, [Nama Penerima] dinyatakan dalam keadaan yang sehat dan layak untuk mengikuti kegiatan yang dimaksud.

Demikian Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani ini kami sampaikan. Harap menjadikan surat ini sebagai bahan pendukung yang sah dan diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan yang bersangkutan.

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Nama Penandatangan]
[Posisi/Alias Penandatangan]

Harus diperhatikan

Dalam membuat surat keterangan sehat jasmani dan rohani, hal yang perlu diperhatikan adalah melampirkan hasil pemeriksaan kesehatan terbaru, menjelaskan kondisi kesehatan yang sesuai dengan persyaratan yang diminta, dan memastikan bahwa surat tersebut dikeluarkan oleh tenaga medis yang berkompeten.

Harus dihindari

Dalam membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani, harus dihindari penggunaan kata-kata yang tidak jelas, informasi yang tidak relevan, dan penulisan yang tidak rapi atau tidak teratur.

Instansi terkait

  1. Rumah Sakit
  2. Puskesmas
  3. Klinik Kesehatan
  4. Dokter Praktik Swasta
  5. Bidan Praktik Swasta