Cari
Surat Keterangan Usaha dari Desa adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah desa yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai legalitas dan keabsahan usaha yang berlokasi di wilayah desa tersebut.
Desa XXXX
Kecamatan XXXX
Kabupaten XXXX
Provinsi XXXX
Nomor: XXXX/XXXX/XXXX
Tanggal: XX XXXX 20XX
Perihal: Surat Keterangan Usaha
Yang bertanda tangan di bawah ini, Ketua Desa XXXX, Kecamatan XXXX, Kabupaten XXXX, Provinsi XXXX, dengan ini menerangkan bahwa:
Nama: XXXX
Tempat/Tanggal lahir: XXXX, XX XXXX 19XX
Alamat: XXXX
Telah mengajukan permohonan Surat Keterangan Usaha kepada pemerintah Desa XXXX. Setelah dilakukan verifikasi dan peninjauan lapangan, dengan ini dinyatakan bahwa yang bersangkutan menjalankan usaha sebagai berikut:
Jenis Usaha: XXXX
Alamat Usaha: XXXX
Nomor Telepon: XXXX
Usaha yang dijalankan telah aktif sejak tanggal XX XXXX 20XX. Selama peninjauan, kami juga menemukan bahwa usaha yang dijalankan oleh yang bersangkutan beroperasi secara legal dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Surat Keterangan Usaha ini diberikan untuk keperluan administrasi yang bersangkutan, seperti permohonan izin usaha, pembukaan rekening bank, atau yang sejenisnya. Surat ini berlaku selama 1 (satu) tahun sejak tanggal dikeluarkannya.
Demikian Surat Keterangan Usaha ini kami berikan untuk menjadikan persyaratan administrasi yang bersangkutan. Apabila terdapat keraguan atau keperluan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi pemerintah Desa XXXX.
Sekian dan terimakasih.
Hormat kami,
Ketua Desa XXXX
(Nama Terang)
Dalam membuat Surat Keterangan Usaha dari Desa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan informasi yang terlampir dalam surat tersebut telah lengkap, jelas, dan akurat. Kedua, pastikan mengikuti prosedur dan persyaratan yang ditentukan oleh pihak desa terkait. Ketiga, perhatikan juga format penulisan surat yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam membuat Surat Keterangan Usaha dari Desa, ada beberapa hal yang perlu dihindari. Pertama, jangan mengada-ada atau memberikan informasi palsu mengenai usaha yang sedang dijalankan. Kedua, hindari melakukan penyalahgunaan atau pemalsuan tanda tangan serta stempel dari pihak desa. Ketiga, hindari menunda-nunda proses atau meminta dengan paksa agar surat dikeluarkan dengan cepat tanpa memenuhi syarat yang seharusnya.